Minggu, 31 Agustus 2014

Fatihul Ulum

Pesantren Fatihul Ulum Manggisan didirikan oleh K.H. Abdul Hannan pada akhir tahun 1930-an. Sekarang pesantren ini diasuh oleh putra beliau K.H. Mahfuzh Abdul Hannan.
Fatihul Ulum adalah sebuah pondok pesantren yang berada di ujung timur pulau jawa.Bertepatan di desa ujung barat kabupaten Jember (desa Mnggisan) dan untuk menjangkaunya tidak begitu sulit, karena jalur menuju pesantren sejalur dengan jalur besar dari arah Surabaya-Jember-Banyuwangi. Namun Manggisan ketika itu bukan sekedar desa biasa, untuk mendirikan pesanten tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, Manggisan adalah tempat yang terkenal angker penuh dengan jin dan dedemit. Punpula Manggisan terkenal dengan sarang penyamun dan begal, berkat jerih payah K.H. ABD Hannan serta didukung dengan kemampuan yang murni semua bisa dilalui dengan sempurna, hingga Fatihul Ulum berdiri kokoh sampai saat ini.
Kurikulum yang diterapkan pesantren ini tidak jauh beda dengan kurikulum yang berlaku dipesantren-pesantren lain khususnya Sidogiri Pasuruan, yaitu dalam bidang fiqih,Tauhit,Tasawwuf dan ilmu alat{nahwu,sorrof}serta Ilmu falak(astronomi)bahkan baru- baru ini pendidikan umum pun juga diterapkan di salah satu daerah pesantren ini. Dan dalam penetuan hari raya, Fatihul Ulum sering dibuat rujukan masyarakat.
Selain terkenal dengan Ilmu falaknya (astronomi),Fatihul ulum juga mendidik santrinya untuk siap terjun kemasyarakat. Fatihul Ulum memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan (life skill), diantaranya dalam bidang peternakan, pertukangan, jahit menjahit, pertokoan dan konvensi.
Usaha pemberian life skill itu bukan hanya berbentuk teoritis saja, namun santri langsung diberi praktek langsung dalam pengelolaan usaha perekonomian. Saat ini dalam bidang peternakan Fatihul-Ulum kurang lebihnya mengelola sembilan sapi perah. Berkat keuletan pengurus dan santri yang bekerja sama dengan dinas peternakan usaha itupun berjalan lancar dan dapat memberi pemasukan pada pesantren.
Selain itu masyarakat disekitar pesantren mayoritas petani, peluang itu disikapi secara cerdas oleh pesantren sehingga alam pengembangan ekonomi ndalam sektor pertanian cukup menggembirakan, dan sekarang FatihulUlum memilki sawah selebar 2.5 hektar yang dikellola oleh santri dan alumni dengan bantuan masyarakat setempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar